1 Korintus 13:5
Kasih…tidak menyimpan kesalahan org lain.
Setelah saya lahir baru, saya mengalami pergumulan panjang untuk menjadi seseorang yang murah hati memberikan maaf. Saya juga bertumbuh dibawah pengajaran hamba-hamba Tuhan yang sangat menekankan murka Allah atas dunia yang berdosa. Terkadang saya begitu penuh akan pengajaran ini, saya mengalami keadaan dimana saya tidak mengerti mengapa kemanusiaan yang telah jatuh ini harus dilayakkan untuk menerima kasih karunia yang begitu besar…
Saya imbalance, dan kehilangan pandangan bahwa Tuhan adalah Tuhan Penuh Kasih dan Pengampun.
Sering sekali luka masa lalu membuat kita begitu harsh dalam menilai manusia dan kemanusiaan. Kita cepat untuk tidak percaya, waspada dan mencap org lain tidak pernah akan berubah. Perlahan-lahan kita menjadi pesimis akan org lain dan kehilangan iman bahwa Tuhan sanggup mengubahkan org yang paling buruk sekalipun.(untuk case saya menjadi parah, untuk apa saya berkotbah kalau saya tidak percaya manusia bisa berubah ?)
Friend, the truth is people can change…and they will change. Kita hanya perlu memberi respon yang benar, respon kasih secara terus menerus. Bahkan untuk seseorang yang terus menerus menyakiti anda, janganlah pesimis…forgive, let go and expect the best from others…
Jangan membalas, respon dalam kasih, Tuhan akan berdiri untukmu…Anda tidak perlu menjadi org jahat kepada org yang jahat kepada anda, anda bisa menjadi org benar bahkan ketika org lain jahat kepada anda.
Forgive because you have been forgiven…
(e-mail fr : kak Lau)
sampe nyapa aja gag pernah... -_-
kenapa gw jadi orang seperti itu ???? huaa.. sedih sih sebenarnya, gag enak loh musuhan. tapi gw kesel, dan males nyapa orang yg ga ngehargain perasaan orang.
rasanya gag mau kenal lagi.... huaaaaaaaaaa, yg ada nanti gw jadi emosi jiwa. hhe
klo kata Mamaku "ampuni kesalahan dan kekurangan orang itu".
maafin dari dalam hati sih udah.. cuma males aja nyapa. ^^ jadi lebih baik diam seribu bahasa.hehehe
entah sampai kapan.... :D :D *_*
2 komentar:
tertarik dengan kata-kata yang kau tulis; "maafin dari dalam hati sih udah, tapi.."
Is it mean true?
Benarkah sudah memaafkannya? klo kata istilah kerennya sih forgive and forget harusnyaa :)
Jiayooo
(p.s. emailnya di fwd dari milis looh)
iya kak Lau...
sebelum dia minta maaf sih udah maafin,
tapi orangnya ga mau nyapa duluannn...moso aku dluan yg nyapaaa!!!
huaaa........
jd mesti gimanaaaaa?
Posting Komentar